”para  Enemy  My Friend kawan-kawan bff

Selasa, 18 Juni 2013

Martabak Telur

Martabak Telur

Ini dia hidangan ringan yang sangat populer di Pulau Jawa dan Sumatra. Di Jawa terkenal dengan Martabak Telur, di Sumatra punya andalan Martabak Mesir. Keduanya hampir sama hanya bumbunya saja yang agak berbeda. Tapi dari keduanya punya kesamaan yaitu sama2 memakai bumbu kari. Konon hidangan ini memang diperkenalkan oleh para pendatang dari India yang terkenal dengan penggunaan bumbu kari dalam khasanah budaya kuliner mereka. Rasanya??!! Hmm....meski saya kurang begitu suka sajian kari tapi sejak saya nyangkul di Batam saya jadi demen banget menyantap martabak telur sambil ngobrol ngalor-ngidul sama teman2 atau rekan2 sehabis pulang kerja.

Anyway...Anda sering makan martabak tapi belum pernah nyoba bikin sendiri? Terus terang awalnya saya ngeri juga membayangkan sulitnya bikin kulit martabak seperti yang didemonstrasikan oleh abang penjual martabak yang sangat lihai memutar2 adonan kayak adegan akrobat sampai terbentuk adonan kulit yang tipis dan transparan tanpa sobek sama sekali. Wuiiih..Kalau dipikir2 hebat juga ya keahlian kuliner bangsa kita ;-)

Anyway bikin kulit martabak tidak harus menguasai ilmu akrobat dulu. Dengan sedikit nyali dan triks anda bisa juga membuat sajian ini di rumah sendiri. Tentu saja perlu sedikit kesabaran karena banyak pernak-pernik bahan penyusun. Kalau mau gampang sich, langsung aja beli trus dimakan langsung ha ha. Jujur di Indonesia saya juga nggak pernah tergerak untuk repot2 bikin martabak telur..wong beli juga dekat, harganya lumayan terjangkau. Tapi di tempat tinggal saya sekarang mau tak mau saya mesti nyoba sendiri. So ..anda mau gabung?? Catatan: Kalau nggak mau repot, kulit martabak bisa anda ganti dengan kulit lumpia. Tapi kalau penasaran ingin benar2 bikin martabak sesuai prosedur aslinya, ya silahkan ikuti cara pembuatannya step by step. Selamat Mencoba..

CARA MEMBUAT:

  1. Adonan Kulit Martabak : Campur tepung terigu dan garam, aduk hinggak rata. Tuang air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan tercampur rata.
  2. Tambahkan minyak goreng, uleni kembali sampai adonan kalis ( tidak lengket di tangan). Sisihkan.
  3. Bagi adonan menjadi 2 bagian, bulatkan. Rendam dalam minyak goreng selama 2 jam.
  4. (Pastikan semua adonan benar2 terendam. Jangan kuatir, minyak akan tetap bersih dan bisa anda gunakan lagi).

  1. Bahan Isi Martabak : Tumis bawang putih dan bawang bombay cincang dengan api sedang hingga matang dan berbau harum.
  2. Masukkan daging cincang, aduk2 sampai daging berubah warna.
  3. Tambahkan merica bubuk, bubuk kari, garam dan gula pasir. Aduk rata.
  4. Cicipi, jika perlu tambahkan garam atau gula sesuai selera.
  5. Tambahkan 1/2 bagian ( 2 batang daun bawang iris). Aduk rata.
  6. Teruskan menumis hingga air dari daging agak menyusut dan daun bawang agak layu. Angkat dari api.
  7. Panaskan sedikit minyak, kocok lepas 2 telur dan buat orak-arik telur. Sisihkan.

  1. Membuat Kulit Martabak: Ambil satu bagian adonan, pipihkan dengan telapak tangan atau dengan gilingan kayu hingga melebar.
  2. Pegang kedua ujung adonan, putar dari sisi kiri ke kanan berulang-ulang ( seperti penjual martabak kalau anda bisa trik ini ;-.)
  3. (Atau cara saya : Pegang kedua sisi adonan kemudian tarik ke sisi luar untuk ke 4 sisi sampai terbentuk adonan yang tipis dan transparan).

  1. Penyelesaian : Siapkan mangkok, kocok 4 telur di dalamnya. Tambahkan tumisan bahan isi martabak dan irisan daun bawang.
  2. Panaskan 3 sdm minyak goreng di dalam wajan martabak atau wajan datar ukuran besar.
  3. Letakkan kulit martabak, tambahkan 1/2 campuran isi martabak di tengah2 kulit, ratakan.
  4. Lipat kulit martabak seperti lipatan amplop atau lipat sesuai selera anda hingga semua bagian isi terbungkus kulit.
  5. Goreng sambil dibolak-balik hingga isi matang dan kedua sisi kulit berwarna kekuningan. Angkat.
  6. Jika perlu gunakan tissue dapur untuk menyerap kelebihan minyak.

  1. Saus : Campur semua bahan menjadi satu.
  2. Penyajian : Iris martabak sesuai selera. Sajikan hangat dengan acar dan saus pelengkap.
  3. (Catatan : 1 martabak bisa diiris menjadi kurang lebih 6 potong).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar